Siapa sih yang nggak ngebayangin usia 20-an itu bakal seru banget? Lulus, kerja, dapet duit, bebas. Tapi kok nyatanya... gini ya? Jujur aja, siapa yang di usia 20-an ini pernah ngerasa pengen shrug aja dan bingung banget sama hidupnya? Nah, kalau perasaan itu sering mampir ke kepala kamu, tenang aja. Ternyata, kamu nggak sendirian. Itu dia yang namanya quarter-life crisis. Nggak, kamu nggak gila.

Kenapa sih perasaan ini muncul?

Bayangin aja, tiba-tiba kita nggak punya 'peta' lagi. Dulu sekolah ada PR, kuliah ada tugas akhir. Sekarang, kita disuruh mikir sendiri mau jadi apa. Faktornya macem-macem. Dari mulai kaget harus ngurus diri sendiri sampai media sosial yang bikin kita iri sama kesuksesan orang lain (yang mungkin juga cuma bohong).

Terus, apa kamu juga pernah ngerasa kayak gini?

  • Jujur aja, apa kamu juga sering overthinking soal masa depan?

  • Atau ngerasa terjebak di kerjaan yang gitu-gitu aja?

  • Terus tiba-tiba lihat temen yang gajinya gede, langsung minder.

  • Dan nggak cuma itu, motivasi kamu buat ngapa-ngapain tiba-tiba hilang.

  • Ragu sama kemampuan diri sendiri.

Terus gimana dong biar nggak stress?

Nah, mending kita coba deh langkah-langkah santai ini:

  • Pertama, please deh stop banding-bandingin diri. Kita capek sendiri. Tiap orang punya Timeline yang beda, dan nggak ada yang salah sama timeline kita.

  • Kedua, jangan langsung mikir kejauhan. Bikin target kecil-kecilan dulu aja. Misalnya, minggu ini bisa ngerjain satu projek kecil atau belajar hal baru.

  • Ketiga, jangan takut coba-coba. Terus belajar hal baru, kembangin skill. Siapa tahu ada peluang keren yang muncul dari situ.

  • Keempat, terima aja kalau kita nggak always tahu jawabannya. Nggak apa-apa bingung, itu bagian dari proses. Belajar dari kesalahan itu wajar.

  • Terakhir, talk to someone. Ngobrol sama temen, keluarga, atau kalau emang butuh banget, nggak ada salahnya curhat ke psikolog. Jangan dipendam sendiri, ya.

Jadi, kalau kamu lagi ngerasa bingung, jangan panik. Anggap aja ini bagian dari petualangan kamu. Semangat terus, ya!

Referensi:

Savitri, W. C., & Sudagijono, J. S. (2021). Hubungan antara kejelasan konsep diri dengan quarter-life crisis pada dewasa awal. Jurnal Empati, 10(1), 24–31. 

Yuwono, S., & Rahmi, F. (2020). Gambaran quarter-life crisis pada mahasiswa tingkat akhir. Jurnal Psikologi Mulawarman, 7(1), 16–25.

Azzahra, F. A., & Kustanti, E. R. (2023). Hubungan antara upward social comparison di media sosial dengan quarter-life crisis pada dewasa awal. Jurnal EMPATI, 12(1), 15–23.

Fikriyah, U., & Rahmandani, A. (2021). Hubungan antara regulasi emosi dengan quarter-life crisis pada mahasiswa tingkat akhir. Jurnal EMPATI, 10(3), 190–197.

Pratama, M. A., & Wibowo, M. E. (2022). Adaptabilitas karir dan dukungan sosial dalam mengatasi kecemasan quarter-life crisis pada lulusan baru. Jurnal Bimbingan Konseling, 11(2), 85–94.

Robinson, O. C., & Wright, G. R. (2023). Quarterlife crisis in young adulthood: A longitudinal study of causes and career outcomes. Journal of Adult Development, 30(2), 145–158.

Savitri, W. C., & Sudagijono, J. S. (2021). Hubungan antara kejelasan konsep diri dengan quarter-life crisis pada dewasa awal. Jurnal EMPATI, 10(1), 24–31.

Penulis : Indah Novianti (Mahasiswa Magang UIN SSC)
Pembimbing : Syahrurafli Suhaedy

Dinas Tenaga Kerja Kota Cirebon
Jl. Kebumen No.2, Lemahwungkuk, Kec. Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jawa Barat 45111
https://disnaker.cirebonkota.go.id
Instagram: @disnaker_kotacirebon