CIREBON – Pemerintah Kota Cirebon melalui Dinas Tenaga Kerja terus berupaya memperluas kesempatan bagi masyarakat, khususnya para pencari kerja dan lulusan baru, untuk memperoleh pengalaman serta kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja.

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Program Pemagangan Batch 2 Tahun 2026. Pada gelombang kedua ini, sebanyak 16 perusahaan telah mengajukan diri sebagai tempat pemagangan dengan total 72 lowongan jabatan yang tersedia.

Program pemagangan ini menjadi salah satu langkah strategis untuk menjembatani kesenjangan antara kompetensi pencari kerja dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

Kesempatan pemagangan pada batch 2 tersedia di berbagai sektor. Selain sektor perbankan, baik swasta maupun BUMN, terdapat pula sejumlah perusahaan dan instansi yang turut membuka kesempatan bagi peserta magang.

Di antaranya sektor kesehatan, perhotelan, telekomunikasi, farmasi, pelayanan publik, hingga pertanahan. Beberapa di antaranya meliputi rumah sakit, BPJS, Telkomsel Branch Cirebon, Kimia Farma, serta Kantor Pertanahan.

Keberagaman sektor tersebut memberikan pilihan yang lebih luas kepada masyarakat untuk mendapatkan pengalaman kerja sesuai dengan latar belakang pendidikan, minat, dan kompetensi yang dimiliki.

Salah satu persoalan yang masih dihadapi pencari kerja adalah keterbatasan pengalaman ketika hendak memasuki dunia kerja. Di sisi lain, dunia usaha dan industri membutuhkan tenaga kerja yang tidak hanya memiliki latar belakang pendidikan, tetapi juga keterampilan dan pengalaman praktis.

Melalui program pemagangan, Pemerintah Kota Cirebon berupaya menghadirkan ruang bagi pencari kerja untuk belajar secara langsung di lingkungan kerja, mengenal budaya kerja, meningkatkan keterampilan, serta memahami kebutuhan dunia industri.

Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal bagi peserta untuk meningkatkan daya saing dan memperbesar peluang mendapatkan pekerjaan setelah menyelesaikan program pemagangan.

Pendaftaran Program Pemagangan Batch 2 dibuka mulai 3 hingga 8 September 2026.

Secara umum, persyaratan peserta masih mengacu pada ketentuan program pemagangan sebelumnya. Namun, terdapat ketentuan mengenai batas waktu kelulusan yang disesuaikan dengan dimulainya program pada 3 September 2026.

Peserta juga perlu memastikan status kelulusannya dapat divalidasi melalui PDDikti. Bagi lulusan yang ijazah fisiknya belum diterbitkan, status kelulusan tetap dapat dibuktikan sesuai ketentuan, antara lain melalui Surat Keterangan Kelulusan dari perguruan tinggi.

Manfaat program dapat mulai dirasakan ketika peserta memasuki tempat pemagangan dan memperoleh pengalaman langsung dalam lingkungan kerja.

Selain meningkatkan keterampilan teknis, peserta juga berkesempatan mengembangkan kemampuan komunikasi, kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, serta memahami standar kerja yang berlaku di dunia industri.

Dalam jangka panjang, pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi modal bagi peserta untuk memasuki pasar kerja dengan kesiapan dan kompetensi yang lebih baik.

Dinas Tenaga Kerja Kota Cirebon mengajak para pencari kerja, khususnya lulusan baru yang memenuhi persyaratan, untuk aktif memanfaatkan berbagai program peningkatan kompetensi dan kesempatan kerja yang tersedia.

Masyarakat juga perlu terus meningkatkan keterampilan, mengikuti informasi program ketenagakerjaan, serta menyesuaikan kompetensi dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

Pemerintah Kota Cirebon terus membuka akses dan membangun kolaborasi. Dunia usaha menyediakan ruang untuk belajar dan berkembang. Kini, masyarakat perlu mengambil kesempatan tersebut untuk mempersiapkan masa depan.

Dari Pelatihan, Pengalaman, hingga Kesempatan Kerja

Program Pemagangan Batch 2 Tahun 2026 diharapkan tidak hanya menjadi program jangka pendek, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun tenaga kerja Kota Cirebon yang kompeten, produktif, dan siap bersaing.

Karena kesempatan kerja yang lebih baik dimulai dari kompetensi yang lebih baik.